cool hit counter

PWM Kalimantan Selatan - Persyarikatan Muhammadiyah

 PWM Kalimantan Selatan
.: Home > Berita > Prof. Khairuddin Uraikan Manhaj Gerakan Muhammadiyah

Homepage

Prof. Khairuddin Uraikan Manhaj Gerakan Muhammadiyah

Sabtu, 15-07-2017
Dibaca: 203

Bertempat di Aula SLB C Pembina Prov. Kalsel Prof. Dr. H. Ahmad Khairuddin, M.Ag secara panjang lebar menjelaskan mengenai manhaj gerakan Muhammadiyah. Uraian tersebut disampaikan saat menjadi pemateri pada kegiatan pelatihan peningkatan kualitas mubaligh/mubalighat Muhammadiyah/Aisyiyah se Kalimantan Selatan. Wakil Ketua PW. Muhammadiyah Kalimantan Selatan ini menjelaskan bahwa Muhammadiyahsejak awal lahirnya tahun 1912 telah meletakkan landasan ideologis garis perjuangan dan model aksi yang jelas, dan menjadi ciri khas yang membedakan dengan gerakan-gerakan Islam yang lain.

Lebih jauh menjelaskan bahwa ideologi Muhammadiyah merupakan sistem keyakinan, cita-cita dan perjuangan Muhammadiyah sebagai gerakan Islam dalam mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya, yang berisi:Paham Islam atau paham agama dalam Muhammadiyah, Hakikat Muhammadiyah sebagai gerakan Islam serta aksi, fungsi dan strategi perjuangan Muhammadiyah.

Ideologi Muhammadiyah dapat dilihat dari: Muqaddimah AD-ART, Masalah Lima, Kepribadian Muhammadiyah, Matan Kkeyakinan dan Cita-cita hidup Muhammadiyah, Pedoman hidup Islami warga Muhammadiyah, Pernyataan pikiran Muhammadiyah jelang satu abad, Revitalisasi ideologi Muhammadiyah, serta AD-ART Muhammadiyah, jelas Prof. Khairuddin

Paparan lainnya berkaitan dengan Khittah yang merupakan pedoman utama yang menyangkut strategi menghadapi situasi politik dan penentuan posisi sikap Muhammadiyah terhadap Partai Politik . Khittah Muhammadiyah yakni: Khittah Palembang (1956), Khittah Ponorgo (1969), Khittah Ujung Pandang (1971),Khittah Surabaya (1978), dan Khittah Denpasar (2002).

Dalam ulasan penutupnya beliau menjelaskan mengenai langkah-langkah gerakan yang meliputi: tindakan strategis untuk mewujudkan sistem gerakan Muhammadiyah dalam kenyataan, bukan sekedar norma dan nilai belaka. Yakni: Langkah Muhammadiyah Tahun 1938 – 1940,Langkah Muhammadiyah Tahun 1947,Langkah Muhammadiyah Tahun 1950, Langkah Muhammadiyah Tahun 1959 – 1962 (Langkah Muktamar Yogyakarta),Langkah Muhammadiyah Tahun 2000, serta Revitalisasi Gerakan Muhammadiyah: Pola Umum Konsolidasi Organisasi (Keputusan Tanwir Muhammadiyah Tahun 2007). (abdul khaliq)


Tags: MPI
facebook twitter delicious digg print pdf doc Kategori: MT



Arsip Berita

Berita

Agenda

Pengumuman

Link Website